5 Aplikasi Desain Grafis Vektor Terpopuler

 

vekt

Gambar 1: ilustrasi objek vektor

Aplikasi desain grafis berbasis vektor adalah aplikasi yang digunakan untuk membuat ilustrasi dan logo sederhana. Dimana kelebihan dari grafis vektor adalah memiliki resolusi tidak terbatas. selain itu, lebih hemat memori karena gambar disimpan dalam bentuk perintah-perintah format XML.

Berikut adalah 5 aplikasi desain grafis basis vektor terpopuler:

#1. Adobe Illustrator

AI

Di urutan paling sultan ditempati oleh Adobe Illustrator. Siapa yang tak kenal Adobe? Seakan produk Adobe identik dengan aplikasi populer. Sebut saja Adobe Photoshop sebagai aplikasi pengolah bitmap yang dikenal banyak orang. Produk Adobe lainnya pun tidak kalah pupuler dalam berbagai bidang, baik dalam bidang desain, editor film, dan lainnya.

adobe_illustrator_3

Gambar 2: Tampilan antarmuka Adobe Illustrator versi MacOS

Nah, Adobe Illustrator adalah salah satu produk Adobe dalam bidang grafis vektor. Kelebihan dari aplikasi ini yaitu memiliki fitur yang lengkap serta mampu berkolaborasi dengan aplikasi lain di luar produk Adobe. Kelebihan lainnya, ia memiliki akurasi dalam pixel. Namun aplikasi ini proprietary dimana untuk pemakaian secara legal, pengguna perlu merogoh kantong yang cukup dalam.

Namun tak perlu khawatir, kita bisa menggunakan versi free trial-nya dalam beberapa hari. Setelah itu, kalau tergoda bisa membeli lisensi secara online di situs resminya. penasaran? Download disini.

#2. Sketch

Sketch

Yup… Pengolah vektor urutan kedua ini dikembangkan oleh perusahaan asal negeri Kincir Angin Belanda “Bohemian Coding”. Tak mau kalah dengan yang bertengger di tahta satu, Sketch memiliki akurasi sampai dalam satuan pixel. Inilah yang membuat hasil desain lebih presisi. Selain itu, Skecth juga sanggup berkolaborasi dengan banyak aplikasi tetangganya. Dan perlu diingat, aplikasi berlogo berlian kuning ini punya penampilan minimalis, namun jangan su’ud dzon loach… dibalik tampilannya yang minimalis tersimpan seabrek tool yang sangat lengkap.

sketch view

Gambar 3: Tampilan antarmuka Sketch di MacOS

Anda bisa memasang aplikasi ini di komputer namun, selain tergolong sebagai software proprietary, diantara dari sekian persyaratannya adalah komputer Anda harus berlogo “buah apel tergigit”. Ya… hingga detik ini Sketch hanya tersedia untuk MacOS. Mungkin kedepannya akan tersedia versi Windows. Bagi yang tidak sabar bisa di-Download disini.

#3. CorelDraw

corel

Di urutan ketiga ditempati CorelDraw. Adalah aplikasi pengolah grafis yang cukup tua. Versi purbanya dirilis tahun 1989 dan pada tahun 2018 telah mencapai versi x8 aka versi 18, Dikembangkan oleh perusahaan software yang bermarkas di Ottawa, Kanada, bernama Corel. Pengolah grafis vektor yang satu ini identik dengan kata pe-mu-la. Ya, Para graphic designer pemula biasanya belajar nyetir disini sebelum poligami ke produk lain. Bukan tanpa alasan. CorelDraw punya wajah yang ramah pengguna serta mampu berkolaborasi dengan tetangga sebelahnya.

Corel Draw x8 view

Gambar 4: Tampilan antarmuka CorelDraw x8 versi Windows

Aplikasi ini tidak gratis. Meminangnya secara legal harus membayar lisensi. Namun bagi yang suka coba-coba (seperti saya) bisa menggunakan versi free trial-nya selama:

12 bulan bagi 2 kurangi 5 = 1 bulan kurangi 0,5 = 0,5 bulan = 15 hari.

Tersedia untuk versi Windows, dan untuk Linux, perlu memeliharanya di dalam akuarium bernama Wine.

Download disini.

#4. Inkscape

Inkscape logo

Inkscape menempati urutan kedua dari bawah. Namun demikian Inkscape juga tak kalah familiar dengan CorelDraw. Si doi memiliki wajah yang mirip-mirip CorelDraw. Namun begitu, kita harus memegang prinsip “lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikan”.Jangan mencari tool bernama Contour di Inkscape, namun ada tool lain yang fungsinya hampir sama.

Inkscape view

Gambar 5: Tampilan antarmuka Inkscape versi Linux

Kelebihan dari si doi adalah bahwa software yang satu ini bersifat Free Open-source dibawah lisensi GNU GPL. Gratis tak perlu membayar lisensi dan dipersilahkan untuk disebarluaskan ke orang lain. Kelebihan lainnya, sejauh pantauan saya, aplikasi ini cukup kecil. Tidak sampai seratus MB. Tersedia untuk versi Linux dan Windows. Download disini.

#5. Affinity Designer

Affinity designer logo

Posisi kelima ditempati oleh Affinity Designer. Punya kemiripan dengan Adobe Illustrator lantas orang menyebut sebagai kembarannya. Si doi dikembangkan oleh perusahaan software bernama Sherif.

affinityPhotoWindows

Gambar 6: Tampilan antarmuka Affinity Designer versi Windows

Kelebihannya adalah mampu membuka file produksi tetangganya seperti file *.PSD, *.SVG, *.EPS, *.AI, dan *.PDF. Tersedia untuk versi MacOS, iOS, dan Windows. Sayangnya, sejauh pantauan saya tidak ada versi coba-coba alias free trial. Anda harus membeli di situs resminya disini.

Sumber tulisan.

About Mohammad Roqib

Sederhana saja, tak perlu ribet

Posted on 31 Oktober 2018, in Desain Grafis, Uncategorized and tagged , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: